19 Mei, 2017

Puisi: Kacau

Pandang selendang sayang
Gurih menyisih risih
Puyuh buat rusuh separuh
Melindungi segenap jiwa

Kata bertakhta kudeta
Meski angan bertuliskan jangan
Asal gatal sudah di tangan
Pun akhirnya hati meniti dari sini

Sampai ngarai melambai-lambai
Atau rantau berpindah risau
Kuyup sampai tertutup
Suara raga sulit juga dijaga

Bandung, 8 Spetember 2015

Kacau | Copyright Freepik.com

Muhammad Fadillah Arsa

Seorang mahasiswa yang senang menghabiskan waktu dan kuota internetnya demi kehidupan blogging.

Mungkin Sahabat Juga Menyukai...