21 Mei, 2017

Puisi: Kita Mengingat

Ingatlah, raga dan jiwa hanya sebatas pelita
Menerangi tiap-tiap surau kehidupan
Tiada bisa terangi hidup sepanjang
Tiada pula menerangi jalan serentak

Kita hanyalah pucuk tanda dalam sarang
Di antara segerumul kicau yang meradang
Melepas benih, menanam pancang, menancapkan kuasa
Bagi sedikit tokoh pewayangan nyata

Kalau bukan lantaran sepotong hadiah
Merengguj udara dalam-dalam dari luar sana
Mungkin tak pantas kita ambil suapan dan tegukan
Di sajian nikmat yang merata

Ingatlah dan teringatlah selalu
Kata tak pernah lepas dari kalimat
Tiap jiwa tak pernah terpenggal dari kumpulannya
Tak seperti napas sepenggal yang memburu

Ingatlah

Kita Mengingat | Copyright Freepik.com

Muhammad Fadillah Arsa

Seorang mahasiswa yang senang menghabiskan waktu dan kuota internetnya demi kehidupan blogging.

Mungkin Sahabat Juga Menyukai...