19 Mei, 2017

Puisi: Langit dan Lautan

Langit sepi tiada yang menginjaki
Laut pun sepi tiada yang menapaki

Waktu sedang dinaungi rasa
Gemerlap datang pergi tiada henti
Andai sang pujangga miliki itu
Mungkin merapi terus meledak tersundut

Sampai langit penuh terinjaki hasrat hidup
Menjadi lautan yang hilang terlindas kaki sepi
Jalan tetap hidup di rantai itu
Mimpi pun lantas kokoh dalam sanubari
Di atas jiwa para pemimpi

Bandung, 6 September 2015

Langit dan Lautan | Copyright Freepik.com

Muhammad Fadillah Arsa

Seorang mahasiswa yang senang menghabiskan waktu dan kuota internetnya demi kehidupan blogging.

Mungkin Sahabat Juga Menyukai...