21 Mei, 2017

Puisi: Pembawa Karung

Tungkai lelah itu menyeret-nyeret nafas
Udara telah cukup bosan masuk ke dalam jiwa hampa
Dada pun tengah berjalan menuju kematian

Sudut-sudut kota tampaknya benci melihatnya naas
Lantaran langkah samalah saja
Hanya bisa menderu mengantar ajal

Semohpoi pencarian itu terpaksa dituruti
Diperbudak karung kecil terikat di bahunya
Sedang hati cukup merindu hidup

Naas

Bandung, 11 Mei 2017

Pembawa Karung | Copyright Freepik.com

Muhammad Fadillah Arsa

Seorang mahasiswa yang senang menghabiskan waktu dan kuota internetnya demi kehidupan blogging.

Mungkin Sahabat Juga Menyukai...