20 Mei, 2017

Puisi: Sebuah Puisi

Telah tertulis sebuah puisi di atas selembar kertas
Kosong nian terbangun dari ungkapan pilu
Dari seorang anak dan dari seorang pujangga
Yang sudah biasa hidup di alam para pemimpi

Sudah jatuh cerita cinta di lembar hidupku
Menyusur telaga biru dari tetesan air mataku
Yang pernah bersua merangkai suara
Menyanyikan alunan hidup bersama, inginku

Dan telah datang semarak kuntul di tepian
Yang hinggapi ranting kering tepi sawah
Sampai layung datang, barulah ia pergi
Entah kemana

Bagai semarak itu sebuah cerita mengalun
Melambaikan rasa terik di hamparan kelam
Dan bila ke puncak, kian terasa senyap
Selagi masih saja menyisakan rindu, juga pilu

Bandung, 15 Mei 2016

Sebuah Puisi | Copyright Freepik.com

Muhammad Fadillah Arsa

Seorang mahasiswa yang senang menghabiskan waktu dan kuota internetnya demi kehidupan blogging.

Mungkin Sahabat Juga Menyukai...